CILEGON, BANTENHUB.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar tidak hanya memantau banjir dari kejauhan.
Robinsar ternyata turut turun langsung membantu proses evakuasi warga terdampak banjir.
Ini dilakukan Robinsar di Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Jumat 2 Januari 2025 malam.
Saat evakuasi berlangsung, Robinsar terlihat ikut menarik perahu karet yang digunakan tim gabungan untuk mengevakuasi warga menuju lokasi aman.
Bahkan, Robinsar juga mengendong seorang anak warga terdampak banjir saat turun dari perahu karet.
Evakuasi dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kota Cilegon, PMI Kota Cilegon, dan lainnya.
Warga yang berhasil dievakuasi kemudian ditempatkan sementara di Puskesmas Ciwandan.
Banjir yang melanda Ciwandan terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Cilegon sejak sore hari.
Ditambah cuaca ekstrem serta air pasang laut yang menyebabkan aliran air terdorong kembali ke daratan.
Berdasarkan informasi BMKG, awal Januari 2026 merupakkan puncak cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi.
Ini menyebabkan potensi banjir di sejumlah wilayah di Kota juga tinggi, sehingga warga harus waspada.
Terkait hal ini, Wali Kota Cilegon Robinsar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap banjir.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Cilegon agar tetap waspada dan mengantisipasi segala kemungkinan,” katanya.
Robinsar juga menyatakan jika Pemkot Cilegon terus berkoordinasi dengan berbagai pihak.
Ini terkait penanganan banjir, baik dalam aspek evakuasi warga maupun penanganan penyebab banjir.
“Saat ini kami fokus pada penanganan darurat dan evakuasi warga yang membutuhkan,” tuturnya.
“Untuk persoalan yang menghambat aliran air dan menjadi titik banjir, secara bertahap akan kami selesaikan,” tegasnya. (red)

