Site icon Bantenhub.id

Cuma di Serang, 7 Hidangan Tradisional yang Pernah Jadi Santapan Sultan dan Masih Eksis Sampai Sekarang

CILEGON, BANTENHUB.ID – Kota Serang menghadirkan tujuh kuliner tradisional legendaris yang menggoda lidah dan pernah memanjakan para Sultan Banten tempo dulu.

Kanal YouTube @iconofindonesia menyoroti kekayaan cita rasa khas Serang yang menampilkan sejarah panjang serta keunikan rempah asli Tanah Jawara.

1. Rabeg

Warga Serang memasak Rabeg dari daging kambing segar dengan bumbu rempah pedas untuk menciptakan rasa gurih kuat khas Kesultanan Banten.

Setiap Ramadan, masyarakat menyantap Rabeg bersama Ketan Bintul di kawasan Magersari yang terkenal dengan pusat kuliner tradisional Serang.

2. Sate Bandeng

Penjual Serang mengolah Sate Bandeng dari bandeng tumbuk, santan kental, dan rempah pilihan hingga menghasilkan aroma bakar harum menggugah selera.

Wisatawan menikmati Sate Bandeng sambil bersantai di sekitar Gerbang Tol Serang Timur dan sepanjang jalur utama Serang–Pandeglang yang ramai.

3. Nasi Sum-sum

Para pedagang memasak Nasi Sum-sum dengan nasi bakar berisi sum-sum kerbau, cabai, dan bawang untuk menciptakan aroma harum yang menggoda.

Warga mencampur Nasi Sum-sum dengan bumbu kacang serta otak-otak ikan saat bersantap di Pasar Lama, Alun-alun, atau perempatan Pisang Mas.

4. Sambel Burog

Pecinta kuliner Serang menumis kulit melinjo dengan santan, asam jawa, dan belimbing wuluh hingga menciptakan rasa pedas-asam yang menggoda.

Mereka menyandingkan Sambel Burog dengan ketupat serta opor ayam agar cita rasa gurih dan segar semakin terasa di lidah.

5. Angeun Lada

Warga memasak Angeun Lada dari rebung muda dan kuah rempah kuat yang menebarkan aroma tajam seperti walang sangit di dapur tradisional.

Mereka menjadikan Angeun Lada sebagai menu harian yang menonjolkan kekayaan rempah dan cita rasa khas masyarakat Serang.

6. Ayam Bakar Bekakak

Koki Serang memanggang Ayam Bakar Bekakak dengan bumbu pedas-asam segar tanpa kecap manis sehingga rasanya kuat dan benar-benar menggugah.

Restoran khas Serang selalu menghidangkan Bekakak panas-panas agar pengunjung merasakan sensasi segar dan kenikmatan rempah dalam setiap gigitan.

7. Empal Daging

Penjual kuliner Serang merebus potongan daging, babat, dan usus dengan kuah kari rempah hingga menghasilkan rasa gurih yang memanjakan selera.

Mereka menyajikan Empal Daging bersama Nasi Uduk dan kerupuk renyah di kawasan Magersari serta Pasar Lama yang selalu ramai malam hari.

Kuliner legendaris ini menegaskan semangat warga Serang menjaga warisan rasa Kesultanan Banten agar tetap hidup di meja makan generasi sekarang. (red)

Exit mobile version