Site icon Bantenhub.id

Eks Gedung Matahari Cilegon Dilirik Investor, Bakal Disulap Jadi Hotel dan Ballroom

Suasana eks gedung matahari lama yang kini tengah dilirik oleh investor untuk disulap menjadi hotel dan ballroom. (Istimewa)

CILEGON, BANTENHUB.ID – Eks Gedung Matahari Lama tampaknya berpeluang memiliki fungsi baru dalam waktu yang dekat.

Bangunan yang selama ini menjadi bagian dari wajah pusat Kota Cilegon itu mulai dilirik investor yang tertarik mengembangkannya menjadi hotel dan ballroom.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, mengatakan telah ada pihak investor yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan aset milik pemerintah daerah tersebut menjadi fasilitas perhotelan dan ballroom.

Meski demikian, rencana pengembangan eks Gedung Matahari Lama yang berada di kawasan pusat Kota Cilegon itu masih dalam tahap penjajakan.

“Kami terlebih dahulu akan mengkaji potensi pemanfaatan bangunan serta menentukan skema kerja sama yang tepat dengan pihak ketiga,” kata Aziz melalui press rilis Diskominfo Statistik dan Persandian Kota CIlegon, Kamis 5 November 2026..

Sementara itu, Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon, Yoni Rusandi, menjelaskan bahwa Pemkot Cilegon telah mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2026 untuk melakukan kajian studi kelayakan terhadap bangunan tersebut.

Kata Yoni, kajian itu diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini bangunan, tingkat kelayakan pemanfaatan, kebutuhan perbaikan, hingga rekomendasi pengelolaan aset ke depan.

“Jadi, kajian ini untuk melihat kelayakannya terlebih dahulu. Kondisi eksistingnya seperti apa, kemudian apa yang perlu dilakukan perbaikan, serta seperti apa rekomendasi pemanfaatannya bagi Pemerintah Kota Cilegon,” jelas Yoni.

Menurutnya, hasil studi kelayakan akan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan pemanfaatan eks Gedung Matahari Lama.

Termasuk di dalamnya mempertimbangkan kemungkinan kerja sama dengan investor atau pihak ketiga.

“Melalui kajian tersebut, kami ingin memastikan apakah aset daerah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.

Rencana pengembangan menjadi hotel dan ballroom, lanjut Yoni, menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan. Namun, realisasi proyek tersebut masih bergantung pada hasil kajian kelayakan serta keputusan pemerintah daerah.

“Khususnya terkait pola kerja sama yang akan diterapkan,” tutup Yoni. (red)

Exit mobile version