CILEGON, BANTENHUB.ID – Atlet kempo Kota Cilegon yang tampil pada hari pertama pertandingan cabang olahraga kempo di ajang POPDA XII Banten 2026 berhasil menunjukkan performa membanggakan.
Seluruh atlet yang bertanding pada Senin (15/6/2026) sukses mengamankan tiket ke babak semifinal dan menjaga peluang Kota Cilegon untuk menambah perolehan medali.
Hasil positif tersebut diraih para atlet pada nomor Randori Perorangan.
Lima atlet Kota Cilegon berhasil melangkah ke babak semifinal, yakni Nasywa Zahira di kelas putri 50 kilogram, Aisyarah Ratnadhilla di kelas putri 55 kilogram, Najwa Nabila Rohmah di kelas putri 60 kilogram, Alimil Ikhsan di kelas putra 50 kilogram, serta Rangga Yudhistira Firdaus di kelas putra 60 kilogram.
Tidak hanya itu, Kota Cilegon juga memastikan satu tim tampil di partai final nomor Embu Beregu yang diperkuat oleh Evelyn, Nasywa Zahira, Ajijah, dan Aisyarah Ratnadhilla.
Keberhasilan tersebut semakin membuka peluang kontingen tuan rumah untuk meraih medali pada cabang olahraga kempo.
Ketua PERKEMI Kota Cilegon, I Dewa Gede Suardana, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih para atlet pada hari pertama pertandingan.
Menurutnya, keberhasilan seluruh atlet lolos ke semifinal menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Untuk hari ini, syukur Alhamdulillah atlet dari Kota Cilegon yang bermain semuanya masuk semifinal. Mudah-mudahan besok di final dan hari ketiga kami bisa mendapatkan hasil yang terbaik,” katanya saat ditemui di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Cilegon.
Dewa menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet yang selama ini menjalani program latihan secara disiplin dan konsisten.
Ia menilai semangat berlatih yang ditunjukkan para atlet menjadi faktor utama di balik hasil positif yang diraih pada POPDA XII Banten 2026.
“Terutama atlet yang mau bekerja keras untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. Mudah-mudahan diberikan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Meski seluruh atlet berhasil melangkah ke semifinal, Dewa menegaskan masih terdapat sejumlah aspek yang harus terus diperbaiki, khususnya dari sisi teknik bertanding.
Hal itu karena sebagian besar atlet yang berlaga saat ini merupakan atlet pelajar yang baru menjalani pembinaan intensif selama kurang lebih dua tahun.
“Dari masing-masing petarung, kemungkinan karena memang mereka baru berlatih. Kami masih terus meningkatkan teknik. Karena ini pelajar, mereka baru berlatih maksimal dua tahun. Mudah-mudahan ke depannya mereka lebih siap lagi,” jelasnya.
Dengan keberhasilan lima atlet menembus semifinal Randori Perorangan dan satu tim melaju ke final Embu Beregu, peluang Kota Cilegon untuk menambah koleksi medali masih terbuka lebar.
Status sebagai tuan rumah juga menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal dan memberikan kebanggaan bagi masyarakat Kota Cilegon.
Untuk nomor Embu Bergu, Dewa mengungkapkan tim pelatih memasang target tinggi. Ia berharap tim Kota Cilegon mampu meraih hasil terbaik dan membawa pulang medali emas.
“Mudah-mudahan harapan saya memang kami targetkan emas untuk nomor ini,” terangnya. (red)

