Target Tiga Besar hingga Juara Umum, Kota Cilegon Tancap Gas sebagai Tuan Rumah POPDA XII Banten 2026

Target Tiga Besar hingga Juara Umum, Kota Cilegon Tancap Gas sebagai Tuan Rumah POPDA XII Banten 2026

CILEGON, BANTENHUB.ID – Kota Cilegon menunjukkan keseriusannya sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten Tahun 2026. Selain berkomitmen menyukseskan penyelenggaraan, kontingen Kota Cilegon juga memasang target tinggi dalam perolehan medali.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar saat menghadiri pembukaan POPDA XII dan Peparpeda IX Banten 2026 di Stadion Geger Cilegon, Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kamis (11/6/2026).

Robinsar mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten yang telah memberikan kepercayaan kepada Kota Cilegon sebagai tuan rumah ajang olahraga pelajar terbesar di Provinsi Banten tersebut. Menurutnya, seluruh perangkat daerah dan panitia telah berupaya maksimal untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan lancar.

“Kami sebagai tuan rumah akan mengoptimalkan dan memaksimalkan segalanya agar pelaksanaan POPDA dan Peparpeda dapat berjalan lancar,” ujar Robinsar.

Sebagai tuan rumah, Kota Cilegon tidak hanya fokus pada kesuksesan penyelenggaraan, tetapi juga menargetkan prestasi terbaik dari para atlet pelajar yang berlaga di berbagai cabang olahraga.

Robinsar mengaku optimistis kontingen Kota Cilegon mampu bersaing dengan daerah lain dalam perebutan medali. Bahkan, ia berharap Kota Cilegon dapat menembus posisi tiga besar atau bahkan meraih gelar juara umum.

“Targetnya juara umum. Tapi kalau melihat situasi hari ini, minimal kami bisa masuk tiga besar,” tegasnya.

Menurut Robinsar, POPDA dan Peparpeda menjadi momentum penting untuk melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dapat menjadi andalan Banten di tingkat nasional maupun internasional. Terlebih, Provinsi Banten saat ini tengah bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) bersama Provinsi Lampung pada tahun 2032.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa POPDA dan Peparpeda bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Semoga POPDA dan Peparpeda 2026 berjalan baik, terlaksana dengan baik, menghasilkan prestasi dan mewakili Banten dalam kegiatan POPNAS 2027,” kata Andra.

Ia menilai pembinaan atlet merupakan investasi jangka panjang yang harus terus dilakukan oleh seluruh daerah. Kualitas atlet, menurutnya, menjadi salah satu indikator daya saing suatu daerah dalam bidang olahraga.

“Pembinaan atlet merupakan suatu keharusan. Daya saing daerah salah satunya terlihat dari persaingan atlet,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan POPDA XII Banten 2026, sebanyak 2.429 atlet pelajar dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten turut ambil bagian. Mereka didampingi oleh 410 pelatih dan 161 official selama pelaksanaan kegiatan.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Banten Ahmad Syaukani menjelaskan bahwa beberapa cabang olahraga telah lebih dahulu dipertandingkan sebelum seremoni pembukaan, di antaranya bola basket dan sepak bola.

“Beberapa pertandingan sudah didahului seperti bola basket dan sepak bola. Berdasarkan hasil verifikasi, jumlah atlet yang mengikuti POPDA sebanyak 2.429 orang, didampingi 410 pelatih dan 161 official,” jelasnya.

Dengan status sebagai tuan rumah sekaligus peserta, Kota Cilegon kini tancap gas memburu prestasi terbaik. Dukungan masyarakat dan kesiapan para atlet diharapkan mampu mengantarkan kontingen Kota Baja meraih hasil maksimal pada POPDA XII Banten 2026. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *