Pelajar SMA Serang Diduga Dianiaya Oknum Polisi, Kondisinya Kritis

banner 120x600
banner 468x60

CILEGON, BANTENHUB.ID – Seorang pelajar SMA Kabupaten Serang berinisial VAS (16) mengalami luka parah dan koma setelah anggota Polda Banten diduga menganiayanya.

Ayah korban, Benny Permadi, menyebut kondisi anaknya sangat memprihatinkan dengan tulang kepala remuk, wajah babak belur, serta luka di tubuh.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB ketika korban pulang dari bengkel setelah mengambil suku cadang motor.

“Kalau dilihat bukan benturan aspal, kepala anak saya retak ngeblur, ambles bagian belakang telinga, tengkorak bagian atas retak,” kata Benny.

Selain itu, polisi diduga memukul korban menggunakan helm hingga dia terjatuh, sementara teman-temannya langsung panik dan segera melarikan diri.

Teman korban kemudian memberi tahu orangtuanya bahwa VAS dipukul polisi di sekitar Boru, Kota Serang, hingga mengalami luka serius.

“Setelah mendengar kabar itu, saya langsung berangkat menjemput anak saya, tetapi ternyata dia sudah dibawa menuju RSUD Banten,” ujar Benny.

Benny tiba di rumah sakit dan kaget melihat banyak polisi berada di lokasi, sementara anaknya sudah tidak bergerak.

Namun, pihak kepolisian menyebut VAS mengalami kecelakaan lalu lintas, tetapi Benny menilai luka-luka tersebut tidak wajar akibat kecelakaan.

“Saya harus lapor ke mana, karena pelakunya anggota polisi, saya ingin mereka bertanggung jawab atas kondisi anak saya,” tegas Benny.

Akhirnya, kasus dugaan penganiayaan terhadap pelajar SMA Serang ini menyedot perhatian publik, sementara Polda Banten harus segera mengusut tuntas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *