News  

Ribuan Warga Antre Beras Murah, Kapolres Cilegon Pastikan Harga Jauh di Bawah HET

banner 120x600
banner 468x60

CILEGON, BANTENHUB.ID – Ribuan warga Cilegon antusias menyerbu Gerakan Pangan Murah untuk membeli beras murah, sementara Kapolres Cilegon memastikan harga tetap stabil.

Sejak 6 hingga 14 Agustus 2025, panitia berhasil menjual beras murah sebanyak 5.000 kilogram dengan total pembeli mencapai 1.600 orang.

Selanjutnya, pada Sabtu 16 Agustus 2025, Kapolres menargetkan penjualan beras meningkat hingga 4.000 kilogram dengan jumlah pembeli sekitar 700 orang.

“Sejak 6 sampai 14 Agustus beras terjual 5.000 kilo, kemudian 16 Agustus kita targetkan 4.000 kilo lagi,” jelas Kapolres.

Masyarakat terus berbondong-bondong karena harga beras, minyak, gula, dan tepung dalam program ini sesuai standar Bulog serta berada di bawah HET.

Selain itu, panitia menetapkan harga beras Rp11.000 sampai Rp12.000 per kilo, minyak Rp14.000 sampai Rp15.000 per liter, gula Rp17.500 hingga Rp18.500.

Kemudian, harga tepung terigu berkisar Rp13.000 hingga Rp13.500 per kilo, sehingga warga merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Melalui program ini kita bantu masyarakat agar mereka tidak terbebani, harga pun tetap stabil di bawah HET,” tegas Kapolres.

Program Gerakan Pangan Murah tidak hanya berlangsung di Polres Cilegon, melainkan juga hadir di alun-alun, landmark, kelurahan, dan polsek.

Beberapa lokasi polsek yang dipilih meliputi Polsek Purwakarta, Puloampel, Anyer, Cinangka, KSKP Merak, dan Polsek Pulomerak di wilayah Cilegon.

Kapolres menegaskan program pangan murah akan terus berjalan lancar, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan beras murah demi kebutuhan pokok mereka. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *