Robinsar Apresiasi FKS Group, Program Terang Cilegon Tahap II Resmi Bergulir

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"resize":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
banner 120x600
banner 468x60

CILEGON, BANTENHUB.ID – Pemerintah Kota Cilegon bersama FKS Foundation resmi menandatangani MoU Program FKS Inspire Terang Cilegon Tahap II di Alun-Alun Cilegon.

Wali Kota Cilegon Robinsar menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada FKS Group atas konsistensi melaksanakan program Corporate Social Responsibility pendidikan.

Selain itu, Robinsar menegaskan kehadiran industri di Cilegon harus memberi kontribusi nyata untuk masyarakat, bukan sekadar meninggalkan dampak negatif.

“Industri di Cilegon harus memberi manfaat, pemerintah siap mendukung sepanjang keberadaannya memberi kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Robinsar.

Lebih lanjut, Robinsar menyebut sektor pendidikan menjadi fokus utama CSR FKS Group, sejalan arah pembangunan Kota Cilegon meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia.

Kemudian, Robinsar menambahkan bahwa tidak ada kota bisa maju tanpa pendidikan, karena SDM unggul selalu melahirkan kemajuan bagi daerah.

Selanjutnya, Robinsar berpesan tenaga pendidik Kota Cilegon agar fokus mendidik anak-anak menjadi generasi unggul, berdaya saing, sekaligus berakhlak mulia.

Selain itu, ia menegaskan Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen meningkatkan sarana prasarana pendidikan, termasuk renovasi sekolah dan pengadaan meubelair secara bertahap.

Sementara itu, Manajemen FKS Foundation Danar Samron menyebut Program Terang Cilegon komitmen meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak SDM unggul berkualitas.

Danar menuturkan Program Terang Cilegon fokus meningkatkan literasi dan numerasi melalui pelatihan guru serta penyediaan buku pembelajaran siswa sekolah.

“Program ini melibatkan sepuluh sekolah, terdiri lima madrasah dan lima Sekolah Dasar Negeri, dengan total enam puluh guru serta sembilan ratus enam puluh siswa,” jelasnya.

Akhirnya, Danar berharap Program Terang Cilegon memberi manfaat luas masyarakat sekaligus menjadi model inspiratif bagi daerah lain Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *