Robinsar Resmi Nahkodai SOKSI Banten, Misbakhun Ungkap Misi Besar di Basis Industri Cilegon

CILEGON, BANTENHUB.ID – Robinsar resmi dipercaya memimpin Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Provinsi Banten. Setelah dilantik sebagai Ketua Depidar SOKSI Banten, Robinsar mendapat tugas besar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas penggalangan di kalangan pekerja dan buruh.

Tugas tersebut dinilai sangat strategis, terutama karena Banten memiliki kawasan industri besar dengan Kota Cilegon sebagai salah satu pusatnya.

Ketua Umum SOKSI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan karakteristik SOKSI memang tidak lepas dari penggalangan di kalangan karyawan dan pekerja. Karena itu, keberadaan Robinsar yang juga menjabat sebagai Wali Kota Cilegon dinilai menjadi modal penting untuk menjalankan agenda tersebut.

Hal itu disampaikan Misbakhun dalam wawancara doorstop seusai menghadiri Pelantikan Depidar dan Depicab SOKSI se-Provinsi Banten di Hotel The Royale Krakatau, Cilegon, Sabtu (8/8/2026).

“Tugas beratnya adalah melakukan penggalangan. Karena Cilegon ini adalah basis industri dan beliau wali kota. Tentunya, sesuai dengan karakteristik SOKSI, adalah penggalangan di kekaryawanan, kekaryawanan buruh dan sebagainya, untuk mereka galang supaya menjadi kader SOKSI dan kemudian politiknya tersalurkan ke Partai Golkar,” ujar Misbakhun.

Menurutnya, Robinsar memiliki sejumlah modal penting untuk menjalankan tugas tersebut. Bukan hanya dari sisi posisi dan pengalaman, tetapi juga kemampuan, kemauan, serta dedikasi dalam mengelola organisasi.

“Pak Robinsar ini mempunyai kemampuan, punya kemauan, dan punya dedikasi. Semua modal ini tentunya menjadi sebuah kekuatan tersendiri,” katanya.

Misbakhun juga menilai Robinsar telah menunjukkan kemampuan konsolidasi sejak awal memimpin SOKSI Banten. Pelaksanaan Musda, Rakerda hingga pelantikan yang dilakukan dalam waktu relatif singkat disebut sebagai salah satu bukti keseriusan dalam membangun organisasi.

“Kalau dilihat dari acara, bagaimana dia mengonsolidasikan, itu adalah sebuah prestasi yang luar biasa. Dalam waktu cepat, mengadakan Musda, kemudian mengadakan Rakerda, sekaligus pelantikan. Itu merupakan sebuah prestasi sendiri dalam mengelola dan memajukan organisasi,” ungkapnya.

Tak hanya memperkuat internal organisasi, SOKSI Banten juga diarahkan untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan Partai Golkar. Misbakhun menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia agar konsolidasi dilakukan sampai ke tingkat bawah, termasuk membangun komunikasi dengan struktur partai di masing-masing daerah.

Khusus kepada Robinsar, Misbakhun meminta komunikasi politik dengan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Andika Hazrumy, dibangun dengan baik.

“Pak Robinsar mendapatkan tugas dengan amanah tersebut untuk membangun komunikasi politik yang baik dengan Ketua DPD Golkar Provinsi Banten, yaitu Pak Andika,” ujarnya.

Misbakhun optimistis komunikasi tersebut dapat berjalan efektif karena Robinsar dan Andika sama-sama merupakan tokoh muda.

“Pak Andika ini tokoh muda, beliau juga tokoh muda. Tentunya sama-sama muda. Bahasa anak muda ini kan gampang,” katanya.

Ia berharap energi dan semangat kedua tokoh tersebut dapat menjadi kekuatan untuk mempererat hubungan antara SOKSI dan Partai Golkar di Banten.

“Tentunya dengan kemudahan mereka, mereka punya energi, punya semangat. Dengan bakat yang mereka miliki, energi dan semangat itu akan menjadi sebuah kekuatan tersendiri untuk kemudian SOKSI dan Partai Golkar terkonsolidasi dengan baik,” tutur Misbakhun.

Sementara itu, Robinsar mengatakan dirinya bersama jajaran SOKSI Banten akan langsung bergerak melakukan konsolidasi setelah pelantikan. Penguatan organisasi hingga tingkat bawah menjadi salah satu agenda utama yang akan dikerjakan.

“Sudah jelas perintah dari Pak Ketum dan juga Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil, bahwa kita harus melakukan konsolidasi, penguatan sampai dengan tingkat bawah, termasuk unsur-unsur partai dan juga ranting,” ujar Robinsar yang juga Walikota Cilegon ini.

Menurut Robinsar, konsolidasi tersebut bukan hanya untuk memperkuat struktur organisasi. SOKSI juga harus mampu menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Banten.

“Tugas dari Ketum adalah SOKSI Banten bisa menyerap, bukan hanya aspirasi dari Banten secara umum, tetapi juga dari DPD-DPD di kabupaten dan kota. Kita harus bisa menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan dan diperjuangkan melalui Partai Golkar,” katanya.

Robinsar menyebut konsolidasi internal dan penyusunan program kerja akan menjadi bagian dari agenda 100 hari pertama kepengurusannya.

“Kita hari ini segera melakukan konsolidasi, termasuk konsolidasi organisasi dan rapat kerja untuk menentukan langkah-langkah kita ke depan,” ucapnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun jaringan organisasi di tingkat daerah. Dengan jaringan tersebut, aspirasi masyarakat di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota diharapkan dapat terserap dan tersampaikan dengan lebih baik.

“Kita menyerap aspirasi daerah. Kita membutuhkan jaringan, apalagi hari ini semua serba terpusat. Harapannya, dengan saya menjadi bagian dari ini, SOKSI juga bisa menjadi alternatif sarana untuk menyampaikan aspirasi dari Provinsi Banten maupun kabupaten dan kota agar bisa terinformasi dan tersampaikan dengan baik,” jelasnya.

Di sisi lain, terkait upaya menarik minat generasi muda untuk bergabung dengan Partai Golkar, Robinsar menilai pendekatan yang paling efektif bukan sekadar ajakan, melainkan menghadirkan program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Yang penting kita bekerja dan membuat program yang memang dirasakan langsung oleh masyarakat. Itu yang harus kita lakukan,” pungkas Robinsar. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *