BMKG Buka-bukaan Soal Banjir Cilegon, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

BMKG Buka-bukaan Soal Banjir Cilegon, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Ilustrasi terkait imbauan peringatan cuaca ekstrem dari BMKG Banten. (hans/pixabay)

CILEGON, BANTENHUB.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG angkat bicara soal banjir Cilegon.

BMKG buka-bukaan terkait penyebab utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah Kota Cilegon.

Menurut instansi vertikal ini, banjir dipicu dominan oleh faktor hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan.

Kepala BMKG WIlayah II, Hartanto, mengatakan jika hal tersebut merupakan dampak langsung dari peningkatan hujan.

Ini seiring masuknya Kota Cilegon ke awal musim penghujan, sehingga intensitas hujan meningkat drastis.

“Cilegon sudah resmi memasuki musim hujan, lebih cepat dibandingkan daerah lain di Banten,” katanya.

Menurut Hartanto, kondisi ini akan berlangsung meningkat hingga puncak musim hujan pada Januari 2026.

Dampaknya akan dirasakan di sejumlah wilayah Cilegon, terutama kawasan dataran rendah dan permukiman padat.

Banjir sendiri, lanjut Hartanto, terjadi arena curah hujan berlangsung dalam durasi cukup lama.

Sehingga kapasitas sungai dan sistem drainase perkotaan tidak mampu menampung debit air.

Lantaran itulah, BMKG mengimbau Pemkot Cilegon dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspanaan akan cuaca ekstrem.

Hartanto menegaskan pentingnya masyarakat memperhatikan setiap peringatan dini dari BMKG.

“Masyarakat perlu memahami dan mengetahui langkah yang harus dilakukan saat peringatan cuaca ekstrem dikeluarkan,” jelasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *